Ingin Travelling Naik Kapal? Ketahui Hal Ini

Info
Spread the love

Mode transportasi yang ada di dunia sangat beragam. Dulu sebelum mengenal mesin, mode transportasi yang digunakan berupa binatang seperti kuda, sapi, kerbau, ataupun juga unta. Seiring dengan berkembangnya zaman, mode transportasi beralih menggunakan mesin seperti bus, kereta, pesawat terbang, bahkan kapal. Namun kali ini kita akan membahas transportasi khusus yang berada di lautan, yaitu kapal.

Tips Travelling Dengan Naik Kapal

Bagi yang belum pernah atau ingin naik kapal saat travelling, ada beberapa tips yang bisa dicoba agar tidak salah pilih nanti.

  1. Pesan kapal lewat agen terpercaya

Bagi kalian yang ingin naik kapal sebagai mode transportasi laut, banyak dijumpai tawaran menggiurkan dari beberapa agen dengan harga miring. Tergiur dengan tawaran itu mungkin sah-sah saja, akan tetapi perlu diingat juga bahwa ini merupakan perjalanan pertamamu menggunakan kapal jadi sebisa mungkin pilihlah melalui agen yang terpercaya. Tidak masalah apabila harganya tinggi, tetapi keselamatan juga akan terjamin dengan agen terpercaya. Namun jika anda ingin mengecek jadwal kapal pelni bulan juni 2022 terbaru agar bisa lebih mempersiapkan keberangkatan.

  1. Berkenalan dengan sesama penumpang kapal

Saat pertama kali mengenakan kapal sebagai mode transportasi, sekilas memang untuk semua jalur pelayaran akan nampak sama. Hal ini belum tentu kebenarannya, kalau misalnya kita cek ulang terlebih dahulu, setiap jalur pelayaran pasti memiliki rentang usia penumpang yang berbeda-beda.

Kita ambil contoh misalnya ada kapal pesiar internasional dari Singapura, ternyata banyak dijumpai penumpang yang berasal dari Amerika karena orang sana ingin mencari suasana baru. Sebaliknya untuk kapal pesiar yang berasal dari Asia, rata-rata penumpangnya malah berasal dari Singapura. Ada juga kapal pesiar dari Alaska yang rata-rata penumpangnya juga berasal dari Amerika, walaupun kita minoritas tetapi haus saling mengenal satu sama lain karena banyak informasi yang akan diberikan dari sesama penumpang.

  1. Coba ukuran kapal yang lebih kecil terlebih dahulu

Seperti kata pepatah apabila kita ingin belajar berenang, maka terlebih dahulu harus mencelupkan kaki ke air. Ini juga berlaku apabila mau naik kapal pesiar yang berukuran lebih besar, alangkah baiknya naik kapal pesiar yang ukurannya kecil terlebih dahulu. Kalian bisa mencoba kapal pesiar yang terdekat dari Indonesia, misalnya yang ada di Singapura.

Beberapa kapal yang terdekat biasanya menyediakan akomodasi selama 3 hari dan topik yang dibicarakan juga menarik seputar dunia olahraga, musik, komedi, bahkan makanan dan anggur. Menjajal kapal yang lebih kecil bisa dilakukan sebagai uji coba bagi kita yang belum pernah naik kapal sebelumnya. Jika kita baru pertama kali berlayar, wajar saja apabila ada kekhawatiran akan mabuk laut, tetapi hal itu masih bisa diatasi.

  1. Menjadi orang yang berperencanaan matang

Selama kamu di kapal pesiar, paling tidak harus memikirkan rencana serta daftar apa saja yang harus dibawa serta dilakukan di kapal pesiar. Tujuannya tak lain adalah agar kamu bisa mengatur dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan tidak tertinggal keberangkatan kapal karena banyak kejadian seperti itu akibat perencanaan dan persiapannya kurang matang.

Banyak pelabuhan yang akan disinggahi kapal pesiar tergantung rute mana yang nanti akan dilewati. Kamu bisa berjelajah sembari menikmati indahnya pantai sesekali. Banyak juga dijumpai bus antar-jemput bagi penumpang yang turun di pelabuhan dengan tarif tertentu atau bisa menggunakan bus lokal yang lebih murah.

  1. Tukarlah uang sesuai yang berlaku di kapal

Di semua jalur pelayaran, kapal pesiar menggunakan tarif non-tunai sebagai pembiayaan. Saat masuk ke kapal, sebelumnya harus mendaftarkan kartu kredit maupun debit untuk alat tukar pembayaran di kapal. Pada pelayanan all in, kamu akan membayar sedikit lebih murah karena tidak ada biaya tambahan misal untuk tagihan di bar, spa kecantikan, biaya beli baju di toko ataupun keperluan lainnya yang belum terlalu penting.

Walaupun pelayanan sangat mudah karena menggunakan tarif non-tunai, tetapi kamu harus berjaga-jaga dengan cara menukarkan uang terlebih dahulu yang berlaku di kapal pesiar sesaat sebelum melakukan check-in. Kita ambil contoh saja, pada Kapal Princess dan Carnival, mata uang yang digunakan adalah dollar Australia, sehingga kalau kita tidak menukarkan terlebih dahulu takutnya ada kesalahan sistem pembayaran.